Pengalaman saya di LBC sejak tahun 2015, yang saya rasakan terdapat perubahan yang sangat signifikan terhadap kulit wajah saya. Kulit semakin bersih putih, tetapi urat yang ada di wajah saya semakin terlihat. Teman-teman saya semua merasakan perubahan yang ada pada wajah saya, terutama saat mbak-mbak bagian apotek (apoteker) salah memberikan krim malam yang dosisnya 2x lebih tinggi dari biasanya yang saya pakai. Sehingga wajah saya langsung putih sekali, seperti habis di suntik pemutih dan kontras dengan warna tangan saya. Huhu 😭. Setelah kejadian itu krim malam saya hentikan selama 1 bulan dan alhamdulillah wajah saya tidak terlalu putih seperti setelah disuntik pemutih. Tetapi setelah di berhentikan tidak menggunakan krim malam minimal 2hari tidak pakai, wajah saya jadi bintik-bintik merah dan kasar (bukan jerawat). Kemudian saya beli krim lagi dengan nomor yang sesuai dengan dosis saya. Dulu awal saya di LBC harganya kisaran 50ribu-an/ krim, kemudian sekarang menjadi 80ribu-an/krim. Saya tanya kepada kasir, katanya sih setiap tahun harga krim naik 10%.. Walah... Bisa-bisa harga menjadi 100ribu lebih. Setelah harga menjadi mahal dan tidak lagi sesuai dengan kantong saya. Akhirnya saya memutuskan untuk ganti skincare.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar